Korban Kecelakaan Lion Air JT 610 yang Telah Teridentifikasi

Korban Kecelakaan Lion Air JT 610 yang Telah Teridentifikasi

Setelah melakukan pengecekan terhadap korban meninggal dari kecelakaan jatuhnya pesawat Lion air JT 610, Tim Disaster Victim Identification Kepolisian Republik Indonesia (DVI Polri) menyatakan sejumlah 100 korban meninggal dunia telah teridentifikasi. Berdasarkan penuturan Kombes Pol Lisda Cancer sebagai KabidPusdokkes Polri pada saat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur (18-11), sebanyak 73 korban meninggal berjenis kelamin laki-laki dan 27 sisanya berjenis kelamin perempuan.

2 Jenazah Telah Terindentifikasi

Lisda Cancer, KabidPusdokkes Polri mengemukakan bahwa pada hari Minggu, 18 November 2018 telah teridentifikasi. Kedua korban meninggal yang teridentifikasi tersebut dapat diidentifikasi melalui tes DNA. Menurut Lisda, korban meninggal tersebut merupakan Ir JanuDaryoko berjenis lelaki dengan umur 60 tahun dan RR SavitriMulurastuti yang berjenis kelamin perempuan dengan umur 42 tahun.

Kedua korban meninggal tersebut dapat diidentifikasi melalui tes DNA dengan sumber yang didapatkan dari pihak-pihak keluarga korban yang belum menemukan keluarganya.Dengan menggunakan tes DNA dapat dikatakan data yang dihasilkan cenderung lebih spesifik karena melihat kondisi jenazah yang semakin lama semakin tidak dapat diidentifikasi. Selain itu, dengan menggunakan data DNA keluarga untuk mencocokkan DNA korban akan membuat data yang dihasilkan semakin dapat dipercayai.

Terdapat 2 Jenazah yang Belum Diserahkan Kepada Pihak Keluarga

Kemudian, dalam pernyataannya, Lisda mengemukakan bahwa semua jenazah yang telah teridentifikasi akan diserahkan secara langsung ke pihak keluarga korban. Selain itu, dengan demikian akan semakin mempermudah kepolisian untuk melihat data korban meninggal secara akurat dengan pendataan keluarga korban yang mengambil jenazah tersebut.

Akan tetapi, meskipun semua jenazah yang telah teridentifikasi langsung diserahkan kepada pihak keluarga korban, terdapat dua jenazah yang masih dititipkan di rumah sakit Polri. Kedua jenazah yang masih dititipkan di rumah sakit Polri yaitu Warga Negara Asing (WNA) yang berasal dari negara Italia dengan nama Andrea M dan seorang bayi dengan nama Kiara.

Untuk jenazah WNA tersebut masih dititipkan dalam rumah sakit Polri karena jenazah tersebut akandirepatriasi ke Italia. Sehingga untuk melakukan hal tersebut masih menunggu pemeriksaan DNA secara lengkp.Untuk jenazah bayi Kiara, masih dititipkan di rumah sakit Polri untuk menunggu kedua orangtuanya teridentifikasi.Hingga sekarang, kedua orangtua bayi Kiara ini masih belum teridentifikasi sehingga jenazah bayi Kiara ini masih dititipkan di rumah sakit Polri.

Terdapat 89 Korban Meninggal Dunia yang Belum Teridentifikasi

Hingga saat ini, masih terdapat 89 korban meninggal dunia yang belum teridentifikasi atas kejadian jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tersebut. Tim DVI Polri yang bertugas untuk mengidentifikasi korban meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat ini masih terus melakukan proses identifikasi secara mendalam melingkupi forensik dan DNA korban.

Proses indentifikasi forensik yang dilakukan oleh Tim DVI Polri dilakukan secara hati-hati dan mendalam terkait dengan tubuh korban yang semakin lama akan semakin bertambah rusak. Selain itu, untuk melakukan pengecekan DNA korban memerlukan data DNA yang berasal dari keluarga-keluarga korban yang telah melaporkan belum menemukan keluarga yang dicari.

Untuk sementara ini, jumlah korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi akan diserahkan kembali kepada pihak keluarga korban untuk kemudian dimakamkan secara baik. Proses penyerahan korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi kepada pihak keluarga akan dilakukan melalui upacara yang akan dilangsungkan di Rumah Sakit Bhayangkara R. Said Sukanto atau biasa disebut sebagai Rumah Sakit Polri.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *