China Tutup 1 RS Darurat Menyusul Menurunnya Kasus Corona

Pemerintah China pasalnya mulai menghentikan kegiatan 11 buah rumah sakit darurat yang terletak di pusat epidemic virus corona tepatnya di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, yang mana dibangun untuk menangani pasien-pasien Covid-19.

Pemerintah China Tutup 11 Rumah Sakit Darurat

Melansir dari CNN Indonesia, pemerintah China menutup sejumlah rumah sakit darurat yang sebelumnya dipergunakan untuk menangani pasien-pasien Corona. Ada 11 rumah sakit dari total 16 rumah sakit yang dibangun oleh pemerintah di fasilitas public seperti misalnya di sekolah dan stadion, sejak hari Minggu (8/3).

Penutupan itu dilakukan menyusul kasus virus corona yang terjadi di China sudah semakin menurun. Sampai dengan Senin (9/3), Komisi Kesehatan Nasional China (NHC), melaporkan bahwa ada 40 kasus dan 21 buah kasus kematian baru akibat virus corona ini. Dan jumlah tersebut pasalnya merupakan jumlah terendah sejak pelaporan kasus pertamanya di bulan Januari 2020 lalu. Sebagian besar kasus baru itu berasal dari Provinsi Hubei, provinsi yang tepatnya di lokasi pusat penyebaran wabah Wuhan. Akan tetapi, China pun melaporkan juga adanya satu kasus kematian baru yang asalnya dari luar Hubei.

Tambahan korban meninggal itu kemudian menjadikan angka kematian yang disebabkan oleh virus corona di China ini mencapai 3.119 orang. Sedangkan lebih dari 80.700 orang dinyatakan telah terinfeksi virus corona di sana. Dua dari rumah sakit darurat yang baru saja ditutup memiliki kapasitas 2.000 pasien, yang maana masing-masing berada di gedung olahraga dan juga pabrik. Sebanyak 61 orang pasien yang terakhir dirawat di sana pada akhirnya diperbolehkan untuk pulang tepatnya akhir pekan lalu.

Pemerintah Provinsi Hubei pasalnya menyatakan bahwa total pasien yang sembuh di kota Wuhan dan sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit sekarang hampir mencapai 31 ribu orang. Seorang pejabat senior pemerintah China mengungkapkan bahwa pemerintah pun akan segera mencabut kebijakan isolasi provinsi yang diberlakukan sejak akhir bulan Januari kemarin. Kebijakan isolasi tersebut itu dinilai sudah efektif membatasi pergerakan sekitar 56 juta orang yang ada di Hubei dan mampu menurunkan kasus virus corona. Akan tetapi, ada 4 kasus totobet baru yang mana dibawa orang yang datang dari luar China.

Dengan demikian, maka total kasus virus corona di Negara Tirai Bambu yang berasa dari China mencapai 67 kasus. peningkatan kasus ini sebenarnya dikhawatirkan bakal mempengaruhi kemajuan yang mana sudah dibuat negara itu dalam menangani infeksi virus corona.

Sejumlah pemerintah daerah pun juga memberlakukan karantina untuk orang-orang yang baru berpergian dari negara-negara yang terdampak corona. Sampai dengan hari ini, penyebaran global virus corona yang telah mencapai 110.041 kasus di lebih dari 100 negara dan wilayah, dengan jumlah kematian sebanyak 3.825 kasus. sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh mencapai 61.982 orang.

Jumlah Kasus Corona Menurun

Ternyata tak hanya China saja yang melaporkan kasus coronanya menurun. Korea juga melaporkan adanya penurunan jumlah korban meninggal akibat virus corona ini. Bahkan kasus positif corona di dua negara itu juga menurun.

Dilansir dari CNN Indonesia, China mencatatakan 22 korban meninggal pada Senin (9/3). Angka kematian tersebut pasalnya yang terendah sejak China mulai melaporkan data virus Covid-19 bulan Januari 2020 lalu. Jumlah infeksi baru pun menunjukkan tren menurun dalam beberapa pekan ini. Dan penurunan ini adalah hasil upaya pemerintah China yang dinilai berhasil menangani virus corona.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *