Liga 1 musim 2017 memang sudah akan mengakhiri gelaran mereka pekan ini. Seperti layaknya sinetron yang lebih menyenangkan jika happy ending, hal itu pula yang didapatkan Pusamania Borneo FC. Tampil di kandang sendiri yakni stadion Mulawarman, Bontang hari Sabtu (11/11), Borneo sukses mengalahkan Arema FC dengan skor tipis 3-2.

 

Meskipun sama-sama tak berpeluang juara, baik Borneo dan Arema sama-sama memberikan perlawanan sengit sebagai dua tim papan tengah. Tiga poin yang diraih Borneo ini dibuka oleh Asri Akbar yang menciptakan gol di menit ke-15. Kala itu sang gelandang Borneo ini menanduk bola usai menerima umpan dari pemain yang beberapa waktu lalu tengah disorot dunia, Terens Puhiri, seperti dilansir Bola.

 

Borneo kembali memimpin 2-0 lewat gol penalti Lerby Eliandry di menit ke-35. Penalti diberikan kepada Borneo karena Beny Wahyudi melakukan pelanggaran kepada Patrich Wanggai. Asa Arema muncul saat wasit memberikan penalti kepada Arema. Striker gaek Cristian Gonzales mampu membuktikan kemampuannya di usia yang tak lagi muda lewat penalti dinginnya di menit ke-37.

 

Babak kedua dimulai dengan Borneo yang langsung tampil ngotot. Di menit ke-54 atau sembilan menit setelah babak kedua berjalan, mereka berhasil memimpin 3-1. Adalah Diego Michiels yang membuat pendukung tuan rumah bersorak. Ketinggalan dua gol, Singo Edan tak mau berhenti karena mereka tetap bermain pantang menyerah hingga akhirnya di menit ke-74 berhasil menjebol gawang Borneo lewat tendangan Dedik Setiawan.

 

Arema Yang Kehilangan Pemain Lagi

Bisa dibilang performa Arema di musim 2017 ini di bawah harapan Aremania. Setelah ditinggal Aji Santoso, dan kiper utama Kurnia Mega yang sakit berkepanjangan, Joko memang masuk menggantikan. Joko akhirnya sukses membuat Arema mampu terhindar dari papan bawah. Meskipun begitu, Arema tak bisa menutupi fakta jika mereka harus puas ada di papan tengah. Kekalahan dari Borneo membuat Arema harus rela mengakhiri musim 2017 dengan ada di posisi kesembilan.

 

Namun permainan Arema di kandang Borneo tak bisa diremehkan. Apalagi mereka harus mengalami kehilangan pemain jelang pertandingan. Adalah gelandang muda Arema yakni Nasir yang harus mendadak pulang kampung ke Tuban, Jawa Timur. Kepulangan pada Sabtu (11/11) pagi ini dikarenakan ibunya tengah sakit keras. Kehilangan Nasir yang harusnya memperkuat Arema memang membuat Joko harus berpikir cepat mencari solusi.

 

Tidak adanya Nasir memang cukup membuat Joko bingung lantaran pemain Arema hanya tersisa 16 orang saja dikarenakan yang lain terkena akumulasi kartu dan cedera.Nasir sendiri disebut akan menjadi pemain cadangan menggantikan Esteban Vizcarra di sektor sayap kiri. Nasir memang selama ini lebih sering menjadi cadangan dan ketika hendak diturunkan, musibah muncul. Nama Nasir memang cukup populer karena meramaikan posisi pemain judi togel inti di timnas U-22 meskipun gagal masuk skuad di SEA Games 2017.

 

Pesta Klub Kalimantan di Akhir Musim

Akhir musim Liga 1 2017 sepertinya memang jadi kebahagiaan buat dua klub Kalimantan. Kendati Persiba Balikpapan harus rela terdegradasi, Borneo FC dan Barito Putera tetap mampu menjadi wakil Kalimantan yang bersinar di musim 2018 mendatang. Kedua klub ini bahkan menutup musim dengan sama-sama memetik kemenangan di kandang.

 

Jika Borneo sukses mengalahkan Arema dengan skor 3-2, maka Barito berhasil menggulung Persela Lamongan di stadion 17 Mei lewat skor 4-1. Hasil ini membuat Barito menyudahi musim di posisi ketujuh, satu tingkat di atas Borneo.