Month: January 2018

Kemenkes: Vaksinasi Bisa Turunkan Penyebaran Difteri

Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa penyebaran difteri menurun di akhir tahun 2017 ini. hal ini dikarenakan adanya program vaksinasi sebagai repons penyebaran difteri atau juga Outbreak Response Immunization ORI.

Elizabeth Jane Soepardi selaku Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan, dan juga Direktur Surveilans menjelaskan adanya kasus yang berkurang soal difteri ini. dan ini berkat program imunisasi awal bulan dan juga liburan akhir tahun bisa mengurangi penyebarannya. “Sekarang ini penambahan kasus dalam satu minggu terakhir sudah menurun, ya. Sekitar lima kasus per harinya. Sebelumnya cukup tinggi, di atas 10 sampai 20 kasus per hari. Kita lihat nanti sesudah tahun baru, kita harus waspada ini, jangan sampai menjadi outbreak atau wabah di sekolah-sekolah atau pun di pesantren dan asrama,” jelasnya.

Meskipun  tren kasus difteri selama ini diklaim sudah menurun, tetap saja mewabahnya kembali penyakit difteri ini menjadi sebuah fokus perhatian pemerintah akhir-akhir ini. dan sampai dengan pertengahan Desember, telah menyebabkan jatuhnya para korban dan terhitung ada 38 jiwa di Indonesia.

Vaksinasi Untuk Orang Dewasa

Kementerian Kesehatan berencana akan memasukkan vaksinasi difteri bagi orang dewasa ke dalam program vaksinasi nasional. Elizabeth Jane Soepardi menyatakan bahwa pihaknya bakal memulai studi serologi guna meneliti adanya immunity gap yakni kesenjangan ataupun kekosongan kekebalan pada kalangan penduduk yang ada di suatu daerah. Kekosongan kekebalan ini pun terjadi akibat adanya akumulasi kelompok yang mana rentan pada difteri. Hal ini disebabkan karena kelompok ini tak mendapatkan imunisasi atau imunisasinya tidak lengkap.

“Saya rasa tahun depan itu baru ke dokumentasi ya, dan mencari datanya untuk direview dulu oleh ahli kemudian nanti keluarnya dari rekomendasi ahli togel singapura bahwasanya dewasa juga perlu masuk ke dalam program ini dan kemungkinan untuk tahun 2019. Tapi kan saat ini sebagian orang dewasa sudah mulai, ya,” jelas Jane lebih lanjut.

Ada Klinik yang Sudah Mulai Vaksinasi Dewasa

Meskipun demikian beberapa instansi sudah mulai mengadakan imunisasi difteri yang ditujukan untuk usia dewasa seperti misalnya yang dilakukan oleh Klinik Satelit, Universitas Indonesia. klinik itu menyediakan vaksinasi difteri bagi mahasiswa, staf UI, pegawai bahkan untuk masyarakat umum.

Lebih lanjut lagi Jane mengatakan bahwa pada awal tahun 2018 mendatang pemerintah bakal mengadakan perluasan cakupan wilayah wabah atau outbreak Response Immunisation atau ORI guna mencegah wabah difter semakin parah lagi. Dan pada tanggal 11 Desember yang lalu, ORI pun sudah dilakukan di 12 kabupaten/kota pada tiga provinsi yakni di DKI, Banten dan Jawa Barat.

“Setelah itu ka nada kabupaten kota lagi yang kemungkinan harus masuk, jadi jumlahnya mungkin saja akan bertambah lagi. Namun yang pasti akan dilaksanakan itu adalah wilayah Jawa Timur, karena itu kasus yang paling banyak. Kemudian yang pasti lagi di Aceh, lalu Sumatra Selatan dan Lampung. Itu antara lain kita bisa hampir pastikan. Dan di Kalimantan Barat juga,” imbuhnya.

Salah satu kasus difteri yang ada di Jakarta adalah putra Alamsyah yang mana baru berumur 9 tahun di mana ia mengalami demam yang tinggi. Kemudian ia membawanya ke RS Bakti Asih yang berlokasi di Ciledug, Tangerang, tetapi kemudian dirujuk untuk ke RSPI Sulianti Saroso karena memiliki gejala penyakit difteri. Rumah sakit ini menjadi rujukan para pasien yang diduga menderita gejala difteri bahkan sampai 100 orang banyaknya.

10 Hari Rilis, ‘JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE’ Raih Rp 4,5 Triliun

Pada tahun 1995 silam, Hollywood sempat merilis sebuah film petualangan fantasi berjudul JUMANJI yang sukses berat. Diangkat dari novel anak-anak berjudul sama karya Chris Van Allsburg, film yang dibintangi oleh mendiang Robin Williams dan Kirsten Dunst kecil itu menyuguhkan cerita sebuah permainan ajaib di mana binatang-binatang akan keluar dari papan dan baru akan berakhir saat seorang pemain mencapai titik Jumanji.

 

Kala itu kisah unik JUMANJI yang diproduksi dengan biaya USD 65 juta, mampu mengumpulkan USD 263 juta. Ingin mengulang kesuksesan, Sony merilis film reboot JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE yang tayang 20 Desember 2017.JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE mengajak penonton menikmati keseruan Jumanji dalam bentuk permainan bandar qiu yang lebih kekinian.

 

Dengan biaya mencapai USD 90 jutaJUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE sudah mampu mengumpulkan pendapatan menyentuh USD 338,7 juta (sekitar Rp 4,5 triliun) dari peredarannya di seluruh dunia sekama 10 hari saja. Pendapatan ini cukup berimbang dari penayangannya di domestik (bioskop-bioskop Amerika Utara) dan secara global. Dengan raihan pekan pertama USD 36,4 juta, JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE langsung duduk di posisi kedua box office.

 

Cerita dan Pemain Yang Berbeda

 

Lantaran merupakan film reboot, perubahan jelas terasa pada jajaran pemain dan cerita yang mendapatkan sentuhan modern. JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE bermula saat empat anak SMA yakni Spencer si kutu buku (Alex Wolff), Fridgepemain football(Ser’Darius Blain), Bethany gadis populer gemar selfie (Madison Iseman) dan Martha si gadis pemalu (Morgan Turner) mendapat hukuman dari kepala sekolah untuk membersihkan sebuah ruangan yang berantakan. Saat itulah keempat remaja ini menemukan kotak permainan Jumanji. Berbeda dengan JUMANJI (1995) yang merupakan kotak permainan dadu, Jumanji dalam JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE adalah sebuah konsol video game.

 

Mereka pun langsung terhisap ke dalam video game dan yang unik mereka langsung jadi karakter sesuai dengan avatar yang sudah dipilih. Spencer menjadi Smolder Bravestone (Dwayne Johnson), Martha sebagai Ruby Roundhose (Karen Gillan), Fridge menjadi Moose Finbad (Kevin Hart) dan Bethany menjelma jadi Profesor Shelly Oberon (Jack Black). Berpetualang layaknya video game, keempat remaja SMA yang jadi karakter berbeda ini harus mengembalikan batu permata ke patung jaguar yang sempat diambil John Van Pelt (Bobby Cannavale).

 

Seperti judulnya, sutradara Jake Kasdan mengajak penonton berpetualang dalam hutan lebat mencekam dengan pemandangan seru dan kawanan hewan-hewan khas Jumanji. Tak perlu menonton JUMANJI, siapapun akan jatuh hati dengan jajaran pemain yang diharuskan memerankan sosok anak-anak SMA. Namun memang letak kelucuan ada pada Black yang menjadi pria paruh baya gemuk padahal dia adalah avatar dari gadis SMA gaul yang centil.

 

Untuk membawa suasana nostalgia, Kasdan mengembalikan karakter Pelt yang dalam film 22 tahun lalu diperankan oleh Jonathan Hyde. Selain adanya bunyi genderang drum ala Jumanji, Kasden juga memperlihatkan tempat tinggal karakter Alan Parrish (Robin William) yang terperangkap dalam Jumanji selama 26 tahun silam.

 

Sukses Tempel ‘STAR WARS: THE LAST JEDI’

 

Mengambil jadwal rilis pertengahan Desember, JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLEsukses menempel STAR WARS: THE LAST JEDI di posisi puncak box office pekan Natal-Tahun Baru. Bahkan dengan raihannya saat ini, JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE langsung ada di posisi ke-16 dalam film rilisan Sony terlaris secara domestik.

 

‘THE RETURNING’, Film Horor Pertama Ario Bayu – Laura Basuki

Geliat film horor di Indonesia memang mencapai salah satu titik tertinggi di tahun 2017. Dan menyambut 2018, disebut akan ada puluhan film horor yang tayang di jaringan bioskop Tanah Air. Kemunculan PENGABDI SETAN yang sukses berat di bulan September 2017 membuktikan jika film horor digarap dengan cerita berkualitas, jajaran aktor dan aktris mumpuni serta gaya penyutradaraan terbaik, akan menuai hasil luar biasa.

 

Hal ini akhirnya banyak membuat aktor-aktris papan atas tidak alergi lagi bermain film horor. Terbaru, Ario Bayu dan Laura Basuki didapuk untuk bermain dalam film horor berjudul THE RETURNING. Diarahkan oleh Witra Asliga, film yang bersetting tahun 90an ini mengisahkan tentang pasangan Colin (Ario) dan Natalie (Laura) bersama kedua anak mereka. Colin lalu meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tapi secara misterius, tiga bulan kemudian Colin kembali. Sejak kepulangan Colin, banyak hal aneh terjadi dalam keluarga Dewa Poker mereka, seperti dilansir Kompas.

 

Bakal dirilis pada tahun 2018, THE RETURNING dibuat oleh rumah produksi Kaninga Pictures. Sebelumnya Kaninga Pictures sudah pernah merilis beberapa film yang memiliki kualitas terbaik seperti NIGHT BUS dan MARLINA SI PEMBUNUH DALAM EMPAT BABAK. Sehingga banyak yang menduga kalau THE RETURNING akan menjadi film horor yang cukup berbeda dan layak dinantikan.

 

Tahun 2018 Masih Ramai Film Horor

 

Sekedar informasi, dalam 10 daftar film terlaris tahun 2017, ternyata lima di antaranya adalah film horor. Dipuncaki oleh PENGABDI SETAN, keempat film bertema hantu lainnya yang sukses sepanjang tahun ini adalah DANUR: I CAN SEE GHOSTS, JAILANGKUNG, THE DOLL 2, dan MATA BATIN. Melanjutkan geliat horor di 2017, tiga bulan pertama tahun 2018 sudah dipastikan juga akan dihiasi oleh film horor.

 

Film-film horor Indonesia yang dipastikan bakal tayang di awal 2018 adalah RUMAH BELANDA (18 Januari 2018), GHOST (25 Januari 2018), BAYI AJAIB (15 Februari 2018) dan MADDAH: DANUR 2 (29 Maret 2018). Dengan ramainya kembali genre horor di jagat film Indonesia, tentu standar penonton tidak akan bisa lepas dari PENGABDI SETAN. Film arahan Joko Anwar itu bahkan menjadi film horor pertama yang meraih Piala Citra terbanyak dalam ajang bergengsi Festival Film Indonesia 2017.

 

Cengkeraman Horor Dalam Film Terlaris di Indonesia

 

Bicara soal horor, memang selalu menjadi primadona dalam industri film Tanah Air. Bahkan dari data berbagai sumber, genre horor sudah 83 tahun menghantui perfilman Indonesia. Dengan film horor pertama terlahir pada tahun 1934 berjudul DOEA SILOEMAN OELAR POETI EN ITEM yang terinspirasi dari karya sastra kuno China. Setelah banyak film horor bernafas siluman, muncullah TENGKORAK HIDOEP (1941) yang bernuansa satanic alias demonic horor.

 

Sempat mati suri selama hampir 30 tahun lamanya, tahun 1971 dimulai dengan era kejayaan Suzanna yang menggiring horor dengan paduan okultisme, sadisme dan seks. Sempat mati kembali di era 90an, abad milenial untuk film horor dimulai oleh JELANGKUNG dan terus bergerak hingga PENGABDI SETAN yang sukses menjadi film horor Indonesia terlaris sepanjang masa. Tak main-main, film dengan penonton terbanyak di tahun 2017 itu mampu mengumpulkan 4.206.103 penonton dan bertengger di posisi keempat dalam daftar film terlaris sepanjang masa.PENGABDI SETAN tak sendiri sebagai film horor terlaris, karena di posisi kesembilan ada DANUR: I CAN SEE GHOSTS yang sudah ditonton 2.736.157 penonton.