Jadi Bakal Calon Gubernur Jatim, Moreno Suprapto Didukung Gerindra

Hawa politik jelang Pilgub Jatim 2018 tampaknya sudah semakin terasa. Sebelumnya telah muncul dua nama kuat yakni Wagub Saifullah Yusuf dan Mensos Khofifah Indar Parawansa yang sama-sama mengajukan diri sebagai bakal calon Gubernur Jatim. Kini terbaru muncul sosok muda yang mungkin masih awam di dunia politik Jawa Timur yakni mantan pebalap Moreno Suprapto sebagai bakal Cagub Jatim 2018.

 

Masuknya nama Moreno memang diajukan oleh partai tempatnya bernaung, Gerindra. Moreno yang kini duduk di DPR-RI ini diyakini Gerindra bakal jadi sosok alternatif di antara persaingan dua tokoh NU. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad pun mengungkapkan rasa optimisme dengan munculnya nama adik kandung Ananda Mikola itu, seperti dilansir Kompas.

 

“Kami yakin sosok Moreno sangat bisa dijual di Pilgub Jatim. Jika dilihat dari peta politik saat ini, Moreno punya peluang besar untuk menjadi pilihan alternatif karena memiliki karakter yang beda dari Khofifah-Gus Ipul. Sebagai pebalap, Moreno punya prestasi nasional dan internasional. Dia adalah sosok ideal generasi milenial dan selama di DPR, Moreno banyak berkontribusi pada perumusan kebijakan fraksi yang senantiasa berorientasi pada kepentingan rakyat,” jelas Dasco panjang lebar.

 

Prabowo Subianto Restui Moreno

Langkah Moreno ke panggung Pilgub Jatim 2018 sepertinya akan cukup mulus. Karena bukan hanya Gerindra yang sudah membulatkan tekad, sang Ketua Umum yakni Prabowo Subianto juga sudah memberikan restu pada Moreno. Demi memuluskan langkah Moreno, Gerindra juga mencoba melakukan komunikasi intensif dengan PAN. Jika Gerindra memiliki 13 kursi dan PAN mempunyai 7 kursi, maka koalisi kedua partai politik ini memiliki kemungkinan bisa mengusung kader togel online masing-masing di Pilgub Jatim 2018.

 

Memiliki keluarga besar dari Jawa Timur, Moreno memang dianggap mampu ‘berbicara banyak’. Moreno yang baru saja ikut Pemilu 2014 langsung bisa terpilih dan memperoleh lebih dari 52 ribu suara dari Dapil Jatim V. Dengan Gerindra hanya memiliki 13 kursi DPRD dan kurang dari batas minimal 20 kursi, sepertinya Gerindra akan menjajaki koalisi dengan parpol lain demi bisa mengusung Moreno.

 

Gerindra Sempat Beri Kesempatan La Nyalla

Sebelum mengusung kadernya sendiri, santer disebutkan kalau Gerindra bakal memberikan dukungan ke La Nyalla Mattaliti. Hanya saja rupanya mantan Ketua Umum PSSI itu gagal mengerjakan mandat yang diberikan Prabowo melalui surat tugas. Di mana dalam mandat yang berakhir hari Rabu (20/12) tengah malam kemarin, La Nyalla tak bisa memenuhi kewajiban untuk mendapatkan mitra koalisi demi maju ke Pilgub Jatim 2018.

 

Pengakuan La Nyalla yang gagal memenuhi tugas dari Prabowo itupun tertuang dalam surat hari Kamis (21/12) yang ditujukan kepada Prabowo. Dalam suratnya, pria yang pernah tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang itu menjelaskan bahwa dirinya sudah membangun komunikasi dengan PAN.  Bahkan dalam pengakuannya, La Nyalla sudah sempat berjumpa dengan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

 

Hanya saja ternyata hingga batas waktu mandat 10 hari, belum ada keputusan dan sikap politik dari PAN terkait pencalonan dirinya dalam Pilgub Jatim 2018. Dengan salah satu poin surat mandat yang menegaskan jika La Nyalla gagal menjalin koalisi, maka dukungan Gerindra tidak akan berlaku, maka sepertinya La Nyalla harus mengubur harapan ingin jadi bakal calon Gubernur Jawa Timur.Kini dengan Gerindra sudah pasti mengusung Moreno, siapakah tokoh politik yang akan menemaninya, kelak?

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *