10 Hari Rilis, ‘JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE’ Raih Rp 4,5 Triliun

Pada tahun 1995 silam, Hollywood sempat merilis sebuah film petualangan fantasi berjudul JUMANJI yang sukses berat. Diangkat dari novel anak-anak berjudul sama karya Chris Van Allsburg, film yang dibintangi oleh mendiang Robin Williams dan Kirsten Dunst kecil itu menyuguhkan cerita sebuah permainan ajaib di mana binatang-binatang akan keluar dari papan dan baru akan berakhir saat seorang pemain mencapai titik Jumanji.

 

Kala itu kisah unik JUMANJI yang diproduksi dengan biaya USD 65 juta, mampu mengumpulkan USD 263 juta. Ingin mengulang kesuksesan, Sony merilis film reboot JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE yang tayang 20 Desember 2017.JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE mengajak penonton menikmati keseruan Jumanji dalam bentuk permainan bandar qiu yang lebih kekinian.

 

Dengan biaya mencapai USD 90 jutaJUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE sudah mampu mengumpulkan pendapatan menyentuh USD 338,7 juta (sekitar Rp 4,5 triliun) dari peredarannya di seluruh dunia sekama 10 hari saja. Pendapatan ini cukup berimbang dari penayangannya di domestik (bioskop-bioskop Amerika Utara) dan secara global. Dengan raihan pekan pertama USD 36,4 juta, JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE langsung duduk di posisi kedua box office.

 

Cerita dan Pemain Yang Berbeda

 

Lantaran merupakan film reboot, perubahan jelas terasa pada jajaran pemain dan cerita yang mendapatkan sentuhan modern. JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE bermula saat empat anak SMA yakni Spencer si kutu buku (Alex Wolff), Fridgepemain football(Ser’Darius Blain), Bethany gadis populer gemar selfie (Madison Iseman) dan Martha si gadis pemalu (Morgan Turner) mendapat hukuman dari kepala sekolah untuk membersihkan sebuah ruangan yang berantakan. Saat itulah keempat remaja ini menemukan kotak permainan Jumanji. Berbeda dengan JUMANJI (1995) yang merupakan kotak permainan dadu, Jumanji dalam JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE adalah sebuah konsol video game.

 

Mereka pun langsung terhisap ke dalam video game dan yang unik mereka langsung jadi karakter sesuai dengan avatar yang sudah dipilih. Spencer menjadi Smolder Bravestone (Dwayne Johnson), Martha sebagai Ruby Roundhose (Karen Gillan), Fridge menjadi Moose Finbad (Kevin Hart) dan Bethany menjelma jadi Profesor Shelly Oberon (Jack Black). Berpetualang layaknya video game, keempat remaja SMA yang jadi karakter berbeda ini harus mengembalikan batu permata ke patung jaguar yang sempat diambil John Van Pelt (Bobby Cannavale).

 

Seperti judulnya, sutradara Jake Kasdan mengajak penonton berpetualang dalam hutan lebat mencekam dengan pemandangan seru dan kawanan hewan-hewan khas Jumanji. Tak perlu menonton JUMANJI, siapapun akan jatuh hati dengan jajaran pemain yang diharuskan memerankan sosok anak-anak SMA. Namun memang letak kelucuan ada pada Black yang menjadi pria paruh baya gemuk padahal dia adalah avatar dari gadis SMA gaul yang centil.

 

Untuk membawa suasana nostalgia, Kasdan mengembalikan karakter Pelt yang dalam film 22 tahun lalu diperankan oleh Jonathan Hyde. Selain adanya bunyi genderang drum ala Jumanji, Kasden juga memperlihatkan tempat tinggal karakter Alan Parrish (Robin William) yang terperangkap dalam Jumanji selama 26 tahun silam.

 

Sukses Tempel ‘STAR WARS: THE LAST JEDI’

 

Mengambil jadwal rilis pertengahan Desember, JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLEsukses menempel STAR WARS: THE LAST JEDI di posisi puncak box office pekan Natal-Tahun Baru. Bahkan dengan raihannya saat ini, JUMANJI: WELCOME TO THE JUNGLE langsung ada di posisi ke-16 dalam film rilisan Sony terlaris secara domestik.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *