Seperti yang kita ketahui ketiga film Toy Story memang meraih sukses besar di pasaran sehingga para fansnya pasti penasaran kisah apa lagi yang akan disuguhkan pada filmnya yang keempat ini. Setelah cukup lama menanti akhirnya pihak Walt Disney serta Pixar Animation mempublikasikan akan memproduksi kembali film animasi yang menceritakan kisah koleksi mainan milik Andy tersebut. sebagaimana yang dilansir dari Aceshowbiz, film keempat Toy Story ini tak akan ada sangkut-pautnya sama sekali dengan 3 film terdahulunya. Di sini para penonton bisa menyaksikan bumbu kisah cinta pada cerita dan ini adalah proyek animasi pertama Pixar yang mengangkat genre komedi romantis. Anda mungkin sudah dapat menebak kisah cinta judi bola terpercaya siapakah yang dimaksud.

 

Woody dan Bo Peep

Bila Anda menebak Woody, berarti Anda benar, sesuai cuitan dari Good Morning America, yang akan menjadi kisah utama pada film tersebut nantinya adalah cerita cinta antara si boneka cowboy Woody dengan Bo Peep, bonek keramik cantik yang berpakaian penggembala domba lengkap dengan tongkat melengkungnya. Karakter tersebut sesungguhnya pernah muncul pada dua film Toy Story sebelumnya tetapi tak pernah terlalu dominan. Sebagaimana yang dilansir dari Collider, Chief Creative Officer Disney, John Lasseter akhirnya mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut pada acara D23. Tokoh boneka penggembala tersebut suaranya akan diisi oleh Annie Potts.

 

Ada pertimbangan tersendiri dari para petinggi studio Pixar mengapa konsep Toy Story 4 ini tak melanjutkan tiga film yang dirilis sebelumnya. Secara singkat synopsis film ini adalah mengisahkan petualangan Woody bersama sahabatnya Buzz Lightyear untuk menemukan cinta pertama Woody yaitu Bo Peep. Anda harus sabar menantikan dirilisnya film ini di tahun depan bila penasaran dengan akhir cerita mereka. Naskah film ini akan digarap oleh Lasseter, Unkrich, serta Andrew Stanton yang juga mengerjakan naskan Finding Nemo. Selain itu Pete Docter yang pernah menyutradarai UP juga akan turut terlihat. Nah, pastinya akan seru sekali, bukan?

 

Kisah Woody dan Buzz Lightyear akan selalu istimewa

Film Toy Story yang pertama dirilis di tahun 1995 sehingga saat ini sudah dapat dikatakan sebagai karya klasik. Ini dapat dikatakan sebagai pencapaian terbesar Pixar pada masa tersebut hingga seluruh studio Hollywood mengimitasi inovasi film kartun berdurasa panjang tersebut mulai dari rekayasa animasi digitalnya yang terlihat nyata, serta dialog-dialog cerdas nan tajam khas karya Joss Whedon yang juga membesut Avengers serta Buffy The Vampire Slayer. Selain itu unsur yang paling radikal dari film ini adalah diangkatnya elemen kekecewaan pada film anak-anak.

 

Ini terlihat pada adegan dimana Buzz Lightyear menyadari untuk pertama kalinya bahwa ia bukanlah seorang superhero yang mempunyai misi mengamankan galaksi melainkan hanya mainan robot yang terbuat dari besi dan plastik oleh sebuah pabrik di Cina. Ia ada hanya untuk menghibur pemiliknya dan hal ini membuat Buzz menjadi demikian depresi. Ini artinya bahwa Toy Story menyimpan sebuah pesan, terlepas dari betapa lucu dan mengharukannya film ini, bahwa jika Anda bukanlah individu yang istimewa, Anda tak akan merasa berhasil dan sukses kecuali mengambil resiko berani keluar dari nasib yang seperti kebanyakan orang.

 

Akhirnya Buzz pun menerima identitasnya sebagai mainan Andy dan berusaha sebaik mungkin menjalani peran barunya tersebut, atau peran yang baru ia sadari. Toy Story dapat dikatakan sebagai perintis untuk produksi film-film kartun untuk orang dewasa yang tak melulu mengangkat sebuah happy ending dari suatu kisah. Meskipun demikian bagi anak-anak memang tetap seru menyaksikan gambar-gambar animasi yang apik dari film tersebut.